bismilahirrahmanirrahim ________________________
“Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan lain itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa.” (QS Al An’aam (6) : 153)
dan perhatikan ayat 102-103-104-105 pada surat ali imran :
1. )) ayat 102 : Allah mmberikan pandangan dan ultimatum yg sangt keras kpd kita Kaalimat " wa laa tamuwtunna ila wa antum muslimuun " >>> ini adalah kalimat kunci yg harus kita pahami ________ " dan janglah kalian mati dalam keadaan tidak ber islam " >>>>>
sebenarnya " al islam itu sendiri apa ..... ?
perhatikan qs 3 : 19 ---- dien yg di ridhoi hny Dienul Islam------
dalam ayat yg 85 surat yg sama ----- mencari Dien di luar Islam pasti tertolak ------------
sedangkan Pengertian Dienul Islam " system yg memiliki aturan,tata cara dalam semua aspek hidup dan kehidupan yg hnya datang dari Allah saja dan akan membawa kpd keselamatan di dunia dan akherat menuntun ummatnya untuk Tunduk,patuh,berserah diri secara totalitas hny kepada Allah saja ( perhatikan qs 16 : 89-90, 45: 18, 3 : 83-85
dalam definisi ini syaikhul islam ibnu taimiyyah mngatakan
al islam : al istislaamu lillahi bi tauhidi, al inqiyadalahu bi tho'ati, fas taqiymu kamaa umirta wal baraa'ata mina syirku wa ahlihi
al islam : ketundukan ,kepatuhan, kberserah dirian scr total hny kepada Allah saja dengan men tauhidkan Allah serta terikat untuk mntho'ati dan teguh pendiriannya sesuai dengan yg di perintahkan Allah saja dan ber lepas diri kepada segala bentuk kemusyrikan dan para pendukung kemusyrikan "
akhi____ dalam definisi di atas dan refferensi yg ada ana berpijak akar permasalahannya pada pondasi dasar tsb
perhatikan kalimat dalam Al qur'an surat ke 30 : 30:32
pd ayat ke 30 >>> Allah perintahkan kita untuk mnghadapkan muka kita kpd Dien yg lurus....
pd ayat ke 31-32 >>> Allah memerintahkan kita bertaubat, bertaqwa ( al khouf minal jaliil / hny takut kpd Allah, wal amalu bi tandzil/ ber amal sesuai Al'quran...) dll amaliyah serta ada kalimat " walaa takunuw minal musyrikiin / dan jnglah kalian termasuk orang yg musyrik " siapa mereka " minalladziyna faraquw dienahum wa kaanuw syiyaa'aa,kullu hizbim bimaa ladaiyhim farihuun / mereka adl yg mnjadikan dien mereka berpecah belah mnjadi bbrapa golongan ,masing2 golongan mrasa bangga kpd golongannya "
Dengan demikian ayat di atas menjelaskan, bahwa hanya ada satu jalan yang harus diikuti untuk mencapai ridla Allah SWT dan jalan tersebut adalah Islam. Seluruh jalan dan agama yang lain adalah jalan yang salah dan menyesatkan seseorang dari jalan yang lurus.
berarti kata kunci pertama adalah islam bi makna di dalam islam/arkanul islam point yg pertama adalah syahadat : perhatikan kalimat syahadat :
makna lughowi " syahadat adalah sumpah setia kita hny kepada Allah saja dan menafikan ilah-ilah selain Allah
makna taklifi " sayahadat adalah terbebani manusia untuk bertahkim hny kepada Allah saja /berhukum kpd hukum Allah saja qs 5 : 44,45,47,50
dalam kontek kalimat syahadat ketika kita mnjadikan hny Allah saja yg kita cenderungi,tho'ati,ikuti dll maka kita wajib menolak ilah-ilah yg mnjadi tandingan2 Allah >>>> pengertian ini harus kita fahami
karena :
* > kalimat laailahailallah mrp kalimat tauhid :qs. 21:25, 6:19,7:158
* > kalimat ilahulbathil yakni ketho'atan kpd selain Allah ,sulit d arahkan,dipimpin,di sibghoh karena tolok ukurnya adl ro'yun/nafsu qs. 45:23, 4:50-51,3:19,11:110,10:18
Sebagian umat Muhammad SAW percaya bahwa tidak ada perbedaan diantara kaum Muslimin selama mereka bersyahadat yg benar dan memahami benar makna dari syahadatnya.
Mereka menyebutkan bahwa kaum Muslimin seharusnya menjadi satu ikatan persaudaraan sebagaimana mereka memiliki satu Al-Qur`an dan satu Sunnah dan tidak seharusnya terbagi-bagi (tafaruq). Bagaimana pun juga Allah SWT menceritakan situasi yang berbeda :
2 )).“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa kepada-Nya, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai…” (QS. Ali Imran (3) : 102-103)
dari ayat di atas wajib kita berjama'ah yg koridor jama'ah tsb tdk menyimpang dari makna islam ( pesan ayat 102 surat ali imran di atas )
Rosulullah Muhammad SAW lewat riwayat Jabir Ibnu Abdullah bersabda :
“Akan ada generasi penerus dari umatku yang akan memperjuangkan yang haq, kamu akan mengetahui mereka nanti pada hari kiamat, dan kemudian Isa bin Maryam akan datang, dan orang-orang akan berkata, “Wahai Isa, pimpinlah jamaa’ah (sholat), ia akan berkata, “Tidak, kamu memimpin satu sama lain, Allah memberikan kehormatan pada umat ini (Islam) bahwa tidak seorang pun akan memimpin mereka kecuali Rosulullah SAW dan orang-orang mereka sendiri.” (HR. Bukhari, hadits no.225 dan Muslim, hadits no.3546)
Dari dua dalil di atas, didapat bukti bahwa telah menjadi sunatullah bahwa ada banyak golongan di kalangan umat. Tidak seorangpun dapat mengingkari fakta ini sebagai bukti, bahkan kenyataannya dewasa ini kita menemukannya lebih jelas. Terlepas dari hal tersebut, kewajiban kita sebagai seorang Muslim adalah mencari jalan yang benar dan mengikutinya.
Terdapat banyak hadits yang menerangkan kondisi umat, yang akan terpecah kedalam golongan-golongan dan kelompok-kelompok. Sebagian besar dari hadits tersebut menyatakan bahwa umat Islam akan terbagi dalam 73 golongan, tetapi hanya satu golongan yang akan selamat. Semoga Allah SWT menjadikan kita bagian dari golongan yang selamat.
Rosulullah SAW diriwayatkan telah bersabda :
“Demi jiwaku yang ada di tangan-Nya. Umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, 72 akan masuk nereka. Para shahabat bertanya : “Siapa golongan yang selamat ya Rosulullah?”
Rosulullah menjawab : “Al-Jamaa’ah.”
===========================================
akhi, subhanallah kalo kita melihat dan mngamati sbgmana yg antum utarakan di atas bhwa jama'ah yg ada sngt tdk ber prinsip kpd kesempurnaan kaidah islam itu sendiri bi makna kaidah dienul islam adalh kaidah yg mncakup seluruh sendi hidup dan kehidupan manusia ( afwan islam mngatur dari bab ke kakus sampai bab bernegara ) >> inilah islam , maka dari dasar pendirian sebuah jama'ah yg tdk memberlakukan islam scr menyeluruh tadi dan hny mngambil setengah-setengah saja atau mncampurkan antara islam dengan yg lainnya/ baina dzalik >>> ini di katakan dlm kitab tauhid fathul majid adalah BUKAN ISLAM / JAMA'AH ISLAM yg universal dan menyeluru >>> qs 2 : 208
karena Kerangka islam tsb di bangun berdasarkan kaidah :
>> Asasul Islam yakni al iman / aqidah /ideology islam
al islam / ibadah ( Hr. Muslim )
al ikhsan / akhlaq
>> Binaa'ul islam yakni IPOLEKSOSBUD HANKAM RATA
* Ideology : 47:19,45:20,5:68
* Politik 8:61, 6:57, 3:159, 4:59
* Ekonomi 2:282, 3:75 dll
* Sosial 45:10, 5:2, 9:60
* Budaya/pendidikan 9 :122, 33:32, 45:18, 3:79
* Hankam 8:60, 2,216, 8:15-16
* Rata 49:13, 7:158
>> Mu'ayadatul islam yakni Jihad 22: 39, amar ma'ruf nahi munkar 3:104 i'tishom bil jama'ah 3:103
kerangka islam tsb harus mnjadi ruh jama'ah islam
kalo lah ruh tadi hnya di maknai sekelumit dan di buang yg lainnya maka akan mnghasilkan bentuk jama'ah yg sempit tadi : hny jama'ah Dzikir, hanya jama'ah jihad,hanya jama'ah sholat,hanya jama'ah kajian dll
persepsi pemahaman jama'ah yg sempit tadi akhirnya menimbulkan arah gerak yg tidak terarah sesuai tujuan dari kalimat tauhid dan islam tadi " laailaha ilallah "
==========================================
dari tinjauan sejarah pada masa Rasulullah :
jama'ah yg di bangun oleh Rasulullah adlh jama'ah yg berlandaskan kpd kaidah Tauhid dan ruh nya adalah jihad >>>
kita perhatikan ketika rasulullah mndapatkan perintah Ayat untuk mng idzharkan da'wah di makah ruh tauhid yg dipola dengn ruh jihad tadi menghasilkan suatu arah gerak yg sngt luar biasa >>> pnyergapan orang2 quraisy di mkah qs al lahab >>serta tekanan physic yg diterima bilal,keluarga amr bin Yasir dll >>> ini ruh syahadah : mereka tdk mau mngakui ideology quraisy dan hny mngakui ideology tauhid
perhatikan ktk Rasulullah di tawarkan pembesar Quraisy " abu sufyan dkk "...rasul di tawarkan kekuasaan di darunnadwah ( parlemen Quraisy : rasul menolak karena Islam berdasrkan perintah Allah harus tegak di atas pokok yg kuat yakni syariat dan tauhid bukan di atas ideology kekuffuran )
jama'ah rasul lebuh memilih hijrah : sbg upaya mnyelamtkan kaum muslimin dan pemberlakuan syariat islam >> Yastrib sebagai madinah ( isim maqom bi makna tempat berlakunya undang-undang dan ideology tauhid >>> ini daulah islam ? system pemerintahan islam yg syamil /mnyeluruh bukan berdiri di atas ideology sekuler/quraisy >>>>>
===========================================
dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa :
1. pola perjuangan nya adl : tauhid 2:208, it tabi' maa uw hiya ilaika min rabbika laailaha ila huwa wa'a'ridh anil musyrikiin " >>> mengikuti saja ( jng buat aturan/ijtihad lain/hny ngikuti al qur'an dan pola shirah nabi) dari rabb mrk tidak ada ilah kcl iya Allah dan berpaling dr kemusyrikan ( ideologi bukan tauhid/paham sekuler )
2. non kooperatif dng musyrik dan lawan ( ngg gabung dalam parlemen darunnadwah / parlemen kekuffuran ) 17 :73-75
3. mnggetarkan musuh-musuh islam : 8:60
4, mendapatkan rintangan dari musuh islam 8:30, 28:5, 16:41,42, 61:7-8, 29:2-3
5. anggotanya sedikit : dan berkualitas 2:249, 8: 65,66, 11 : 40, 28 :5
6, karakter ummat nya tsiqoh pd jama'ah 48:29, 5:54, 9: 71, 9:11,111,112, 58 : 22, 49 :15
===========================================
demikian akhi pnjelasn singkat tentang al jama'ah dan pndangan tentang yg bukan jama'ah : karena al jama'ah adl kumpulan ahli kebenaran walau seorang sedangkan al firqoh adal adzab >>>>
wallahu'alam bi showwab

Post a Comment